Love to live, and live to love

When it can be simple, keep it simple. When it can’t, make it simple!

Arsip untuk ‘Indonesia’ Kategori

Cara cepat

Posted by ardnahc pada 8 Februari, 2012

sering muncul pertanyaan yang ditujukan kepada saya:

  • Pa, gimana cara supaya bisa bikin program?
  • Mas, gimana cara kerja komputer?
  • Om, saya pengen tau tentang hacking, ajarin dong..
  • Mr, kalau komputer saya dirumah gk bisa dipake ngeprint kenapa ya?

Oke, jawaban pertama saya pasti pertanyaan lagi. misalkan:

  • kamu tau bahasa pemrograman gk?
  • kamu punya buku tentang komputer gk?
  • kamu pernah belajar tentang jaringan?
  • gk bisa dipakenya kenapa?

Kenapa saya tanya lagi? karena saya pengen tau mereka tau gk permasalahannya. gk jarang, setelah diberi jawaban pertanyaan, mereka malah gk bisa jawab. yah, paling jawaban saya berikutnya, banyak2 baca buku ya.

Kadang ada orang yg minta aneh2 lagi, “saya gk suka baca buku” atau “saya gk punya waktu buat baca buku”. dan sampailah ke sebuah kalimat yang berisi permintaan lain, “saya bayar deh kalo bisa melakukan ini itu dll”.

Kalau semua pekerjaan bisa diselesaikan dengan uang sih mending saya juga ikutan bayar-bayar orang buat ngerjain deh. Tapi apa mau nerusin hal seperti ini? tradisikah?

Budaya instan seperti sudah biasa dalam kehidupan sehari-hari. akibatnya orang makin males dalam ngerjain tugasnya. padahal dengan ngerjain tugas sesuai kewajibannya, seseorang bakal mendapatkan sesuatu yang lebih dari orang yang lain. baik itu pengalaman, pemahaman, relasi, dll.

Yah, mudah2an semua orang mau ngerjain tugasnya dengan cara yang bener deh. bukan dengan cara yang instan n mendewakan barang bernama “duit”.

Ditulis dalam Diary, Indonesia, Wise Words | Tinggalkan sebuah Komentar »

Jepang yang Keteteran dan Keleleran Lawan Korea

Posted by ardnahc pada 8 Februari, 2012

repost dari email yang ngikutan milis :D

##############################################################

Akankah era kejayaan perusahaan Jepun di elektronik akan segera berakhir?

Sony kini kian limbung. Salah satu leader elektronik Jepang telah 4x berturut2 merugi. Tahun finansial kali ini mereka merugi 26 trilyun rupiah. Meski sudah menggenjot habis2an, bukan cuma Sony, perusahaan Jepang lain tak jua berhasil merajai dunia industri elektronik lagi terutama di produk populer seperti TV LED-LCD, Handphone, Tablet dll. Padahal inilah yang mereka andalkan. Selain keunggulan teknologi, profitnya juga lebih lumayan daripada memproduksi barang murah meriah seperti DVD Player, Tape Recorder dll. Siapa yang menyalip mereka? Tak lain dan tak bukan adalah Korea Selatan.

Saya jadi teringat pembicaraan saya dengan seorang RND dari customer saya yang merupakan perusahaan Jepang besar. Saya tanyakan padanya, bagaimana pendapat dia dan Jepang tentang serangan produk China yang murah meriah itu. Jawabnya, Jepang gak takut dengan produk China. Biarkan produk China itu murah meriah. Tapi kualitasnya memang segitu. Produk Jepang memang mahal, tapi kualitasnya oke punya. Bedanya sudah jelas dan nyata, masyarakat bisa memilih sesuai dengan selera, kebutuhan dan kemampuan finansial mereka. Garis batasnya tegas, hitam dan putih, jd gak perlu ditakutkan.

Namun, lanjutnya, yang ditakutkan oleh perusahaan Jepang itu adalah para perusahaan Korea. Why? Karena mereka memiliki RND yang kuat dan tangguh. Yah benar, RND adalah nyawa dari suatu perusahaan. Yang tak mampu mengakomodasi perkembangan zaman, maka dengan sendirinya akan tergilas, seperti apa yang dialami oleh Kodak. Dengan kemampuan RND serta inovasi yang mumpuni, maka kapan saja mereka bisa mengembangkan produknya bahkan mengontrol market. Inilah yang dipunyai oleh perusahaan Korea sehingga mereka ditakuti. Tapi ini pulalah yang tak dimiliki oleh perusahaan China, sehingga mereka diabaikan.

Samsung dan LG kini terlalu besar untuk dihadapi oleh perusahaan mid size Jepang. JVC akhirnya bergabung dengan Kenwood untuk memperpanjang nafas mereka dan kini hanya konsen di car audio. Pioneer yang rugi dan jeblok di Plasma TV akhirnya bekerja sama dengan Sharp untuk produk2 digital agar mereka bisa tetap survive. Sanyo memilih kembali ke mantan induk semangnya dan kini ada di bawah naungan Panasonic. Aiwa sudah sejak lama melebur dengan Sony. Perusahaan mid size begitu tak akan mampu bersaing dengan Samsung yang konon keuntungannya sudah puluhan trilyun rupiah. Apalagi Samsung punya semikonduktor sendiri. Lalu, Samsung dan LG juga punya panel TV sendiri. Susahlah bagi perusahaan kecil utk bersaing dgn Samsung kalau mereka membeli sebagian material dari Samsung.

Suatu ketika saya penah bertanya kepada seorang engineer di perusahaan Korea. Saya tanyakan, mengapa harga produk mereka lebih murah? Mereka menjawab simpel. Katanya, selain sukses meningkatkan efisiensi produksi, bagi mereka kalau syarat untuk lulus adalah nilai 7, buat apa ngasih material bernilai 9? Kasih aja yang nilainya 7,5 dan ini sudah cukup untuk menekan ongkos produksi. Toh teknologi berganti dengan cepatnya. Apakah kita akan sayang2 TV kita selama 10 tahun? Tentu tidak. Orang pun akan terus tertarik dengan teknologi baru dan mengganti gadgetnya. Kalau perkembangan teknologi sudah begitu pesat dan pemakaian cuma 2-3 tahun, buat apa kita harus menyediakan barang yang tahan sampai 10 tahun?

Nah inilah yang berbeda dgn perusahaan Jepang. Mereka mengutamakan kepuasan pelanggan sehingga mendesain sesuatu harus dengan perfect. Setelah benar2 oke, maka baru mereka launching. Sebab ini terkait dgn nama besar mereka, jd mereka tak mau main2. Mereka berani menggelontorkan dana besar di desain. Jepang sangat bangga akan kualitas produk merk mereka. Saya pun tak pernah meragukannya dan saya sangat yakin akan kualitas produk Jepang. Tapi zaman telah berganti. Filosofi mahal yang memakan biayanya ini akhirnya malah memakan mereka sendiri untuk produk yang harganya tak mahal2 sangat. Jangan heran kalau mereka kini megap2 setengah mati untuk bisa survive.

Sebenarnya banyak barang perusahaan Jepang yang di-OEM-kan ke perusahaan Korea. Kalau gak percaya, tanya deh ke perusahaan2 Korea. Saya pernah tanya apa bedanya. Bedanya yah di Spec pesanan dari sang customer. Kalau sudah gini apa bedanya yah? Kita beli mahal produk Jepang karena brand-nya, tapi sebenarnya dibuat di perusahaan Korea juga. Ada customer saya, perusahaan Korea yang juga membuat produk Jepang. Saya tanyakan sedikit lebih detail ttg bedanya. Nah klien saya menjawab bahwa QC utk barang Jepang itu lbh ketat. Di setiap proses, selalu ada QC. Sedangkan barang Korea itu adalah di hasil akhir saja. Nah tambahan proses inilah yg jg bikin barang Jepang jd mahal. Mungkin beda filosofinya. Bagi Korea yg penting hasil akhir oke. Sedangkan bagi Jepang ensuring QC di tiap proses adalah mutlak. Nah lho.

Ada pula sobat yang berkisah ttg murahnya produk Korea. Gak sedikit produk Korea yg berinovasi dari marketing. Misalnya pihak marketing pesan TV dengan harga maksimum 5 juta rupiah. Nah pihak desainer dan engineer itulah yang ditugaskan untuk membuatnya namun dgn budget sekian. Setelah barang jadi dan dilempar ke pasaran, mereka sambil jalan memikirkan perbaikannya. Kalau perusahaan Jepang biasanya membuat perfect dulu desainnya, baru di launching. Perkara harga bukan urusan nomor satu, yang penting kualitas dan kepuasan. Nah akibatnya harganya tinggi. Terserah pasar saja, mau milih yg benar2 yahud ataukah yg cukup2 saja tapi lebih murah.

Apakah memang barang Korea yg dilempar ke pasaran itu sebenarnya desainnya belum sesempurna produk Jepang yang dilempar ke pasar pertama kali, sehingga perlu perbaikan sambil jalan? Wah saya gak tau pasti hal itu. Cuma saat saya cerita ke sobat yg kerja di perusahaan TV Korea bahwa saya membeli TV buatan perusahaannya, dia malah cerita bahwa untung saya gak beli TV LED yg baru keluar. Karena fiturnya belum sebagus LCD brand yg sama, yg telah moncer di pasaran. Lho, lho, maksudnya masih perlu perbaikan sambil jalan gitu, model yang baru? Entahlah jawaban pasti akan hal itu juga gak ada.

Cuma kini realita di Pasar adalah, Apabila produk Jepang dan Korea itu memiliki Fitur yang sama, maka hampir pasti produk Korea itu harganya lebih murah. Lalu, Apabila produk Jepang dan Korea itu sama Harganya, pasti fitur produk Korea akan lebih baik dan desainnya akan lebih ciamik. Dengan kata lain, produk Korea itu, biar bagaimana pun juga, jatuhnya akan lebih murah dari produk Jepang. Kalau masalah kualitas, saya tetap yakin produk Jepang masih lebih unggul. Namun apakah kita memang memerluka kualitas premium itu? Apakah kita akan memakainya utk jangaka waktu yg panjang atau sangat sering? Apakah kemampuan finansial kita menunjang utk harga yg selangit?

Kalau untuk barang yang tahan banting, berharga mahal dan dipakainya lama atau sering, banyak orang memilih barang Jepang. Contohnya adalah Mobil-mobil. Mobil Jepang jauh lebih laku daripada mobil Korea. Mobil harganya mahal, sering dipakai dan untuk pemakaian jangka panjang. Jadi kudu yg kualitasnya benar2 mumpuni. Namun seperti TV dan DVD Player, yang tak terlalu mahal, perkembangan teknologinya pesat dan pemakaiannya tidak selama mobil, maka orang lebih memilih produk Korea. Toh setelah 2 tahun, orang mungkin akan tertarik beli TV yang baru. Jadi yang kualitas sedang2 saja is Ok.

Contoh nyata lainnya tentang lebih mahalnya produk Jepang adalah dengan harga yg sama, Mesin Cuci buatan Korea sudah full otomatis alias satu pintu. Tapi yang buatan Jepang masih 2 lobang alias masih semi otomatis. Tentu saja produk Korea yg lebih diminati pada akhirnya. Perusahaan Jepang pun kini mau gak mau harus bertahan dengan cost down dan efisiensi besar2an. Walau begitu, tetap saja mereka masih keleleran dan keteteran melawan produk Korea. Dulu produk Eropa mengalami hal yang sama saat berhadapan dgn produk Jepang. Tapi kini kondisi tsb justru menghinggapi perusahaan Jepang saat bertempur dengan produk Korea kini.

Kalau 2 Raksasa Asia kini sudah bertarung utk merajai pasaran, bagaimana dgn negeri kita yah? Maaf2 saja, negeri kita mengurus demonstrasi aja gak beres. Mungkin di dunia ini cuma di Indonesia yang polisinya dan pihak otoritasnya begitu geblek dengan memberikan ijin demonstrasi di tol. Kata yg demo, kalo gak gini, maka dicuekin. Nah siapa tuh yg nyuekin, berarti dia gendeng juga. Oalaa kentir kabeh dong? Ya ya, saya berharap kita bisa suatu ketika bersaing di dunia. Untuk itulah perlu RND yang sungguh2. Tapi apa iya urusan RND itu diserahkan kepada anak2 SMK seperti mobil yg sempat heboh itu? Halah capek deh kalo ngebahas yg gak masuk logika.

Semoga dan semoga aja deh. Saya yakin kita bisa. Hanya sayangnya hasil karya anak2 bangsa tidak terekspos dan banyak anak2 bangsa yang pintar2 itu tidak terakomodasi. Akhirnya mereka kini melanglang buana di jagat raya dan kemampuannya itu justru dimanfaatkan oleh negeri lain. Ayo Indonesia Bisa, hanya kita perlu lebih rapih sedikit dalam sistem dan perencanaan. Kita harus tetap optimis. Kalau gak optimis, lebih baik mati saja. Semoga biaya2 buat RND kita gak disikat oleh para koruptor yang tamaknya sudah keterlaluan. Sialnya mereka jg makan uang APBN, padahal kita, rakyat kebanyakan diuber2 oleh petugas pajak buat ngisi APBN yg ternyata disikat para kampret itu. Ya udahlah mau gimana lagi. Yang penting tetap optimis dan semangat bahwa Indonesia oneday mampu berinovasi dan digdaya di IPTek.

Mohon dikoreksi tulisan di atas apabila ada yang salah dan kurang berkenan.

Wassalaam,

Wahyu

Ditulis dalam Indonesia | Tinggalkan sebuah Komentar »

Perusak hubungan asmara

Posted by ardnahc pada 10 Maret, 2010

Dalih White Lie

Ada masa di mana Anda merasa berbohong adalah hal lumrah dan wajar saja. White lie atau berbohong demi kebaikan merupakan dalih Anda menutupi kebohongan yang dilakukan. Anda akan beralasan, jika berkata jujur, akan menyakitkan hati pasangan.

Menurut penelitian yang dilakukan AskMen, terhadap pasangan yang telah menjalin hubungan lebih dari lima tahun, sebagian besar mengatakan kejujuran merupakan pondasi hubungan. Bahkan jika ternyata kenyataan tersebut luar biasa pahit, mereka lebih dapat menerimanya daripada dibohongi. Jika Anda berani jujur dan berhenti berbohong kepada pasangan, hubungan yang Anda jalani akan lebih membahagiakan. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Indonesia, Lain-lain, romantis | 3 Komentar »

Analogi minuman dalam kehidupan

Posted by ardnahc pada 10 Maret, 2010

punya minuman favorit? sejak kapan suka minuman tersebut? pasti gk tiba2 suka kan? pasti awalnya mencoba dulu sedikit. kalo suka, diminum sampe habis dan akan terus ingin minuman tersebut. tapi gimana kalo gak suka? diminum sampe habis? belum tentu..hehehe.. apa akan membeli lagi minuman sejenis? pastinya enggak.hahaha.. malah akan mengganti dengan minuman lain yang lebih enak dong.. :p

sama dalam menjalani hidup, kalo kita suka, kita akan terus menyukai hal itu. tapi gimana kalo menjalin sebuah hubungan? apa sama dengan analogi diatas? coba dulu sedikit, kalo suka ya dijalanin terus dan terus dan terus. kalo setelah dicoba ternyata gak sesuai dengan yang diharapkan? ya ganti ma yang lebih enak?? bisa ya kaya gitu? :p untuk orang yang punya hati, punya rasa cinta, dan untuk orang yang berupa manusia, jangan samakan mencari pasangan dengan minuman. minuman adalah benda mati, pasangan adalah benda hidup. ingat karma, walaupun bukan kalian yang merasakan akibatnya, bisa aja adik kalian, kakak kalian, sodara kalian, bahkan anak kalian nantinya. :p cintailah pasanganmu selama kamu masih bisa untuk itu. jika tidak, kalian gak ada bedanya sama *beeep*! hargai sesama manusia. orang yang gak menghargai orang lain, gak kan pernah dihargai ma orang lainnya juga. *beep beep beep beep beep beep*!

cowo biasa menggunakan logika, sedangkan cewe menggunakan emosi. hmm, gk salah kq. emang udah kaya gitu dari sononya.hehehe.. tapi gak mustahil juga, ada cowo yang menggunakan emosi, dan ada cewe yang menggunakan logika. udah ah, daripada terjadi perlombaan miss indonesia atau miss universe, dan akhirnya dimenangkan oleh miss komunikasi.hehehe :p

Ditulis dalam Indonesia, Lain-lain | Tinggalkan sebuah Komentar »

Puisi untuknya

Posted by ardnahc pada 9 Maret, 2010

banyak wanita yang ingin terlihat dewasa
banyak wanita yang ingin terlihat cantik
banyak wanita yang ingin dirinya terlihat lebih dari yang lain
banyak wanita yang ingin memiliki segalanya Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Diary, Indonesia, romantis | 3 Komentar »

Pemasukan 100 juta/bulan, untung atau rugi?

Posted by ardnahc pada 25 Desember, 2009

Menurut anda, pemasukan perusahaan sebesar 100 juta/bulan, untung atau rugi? saya yakin kebanyakan dari anda akan menjawab “untung”. Ya, anda tidak salah kq. Memang itu adalah keuntungan perusahaan. Tapi mungkin juga ada yang bertanya-tanya, “pengeluaran perbulan berapa?”. Nice question!! Yah, anggap saja pengeluaran per bulan sebuah perusahaan adalah 50 juta. Jadi keuntungan bersihnya 50 juta per bulan. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Diary, Indonesia, Wise Words | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pilih-pilih ato asal pilih?

Posted by ardnahc pada 25 Desember, 2009

1. Ih jangan pilih yang ini, murahan.. Jangan pilih yang itu juga, kualitasnya jelek. Apalagi yang itu, ah paling juga seminggu rusak.

2. Dah ini aja ah, yg penting bisa dipake. Nah yang itu aja, bisa buat having fun. Yang itu juga tuh, ekonomis banget.

Termasuk yang manakah anda? masing-masing pilihan mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Saya sendiri, bingung saya mau pilih no berapa. karena saya sering menggunakan 2 pilihan itu. aneh… Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Diary, Indonesia, Wise Words | Tinggalkan sebuah Komentar »

Syukurilah selama kau masih bisa mensyukurinya

Posted by ardnahc pada 25 Desember, 2009

Tubuh seseorang terdiri dari beberapa bagian yang mempunyai fungsinya masing-masing. Bagian-bagian tersebut merupakan gabungan dari beberapa bagian yang kecil dan sangat kompleks. Sesuatu yang sangat sulit untuk dibuat sendiri oleh manusia, dan disinilah kuasa Tuhan terlihat. Tuhan menciptakan manusia yang amat sangat luar biasa. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Diary, Indonesia, Wise Words | Tinggalkan sebuah Komentar »

Inisiatif

Posted by ardnahc pada 19 Juni, 2009

tulisan ini ngelanjutin dari posting yang sebelumnya tentang keberanian mengambil sebuah keputusan. setelah mengambil keputusan, apakah lu bakal diem aja menanti saat yang tepat untuk menjalankan keputusan lu itu, atau mulai melakukan keputusan yang dah lu buat itu.

inisiatif.. menurut g, ini adalah suatu keinginan untuk memulai melakukan sesuatu. misalnya, inisiatif untuk nyabok, untuk ngegaplok, atau inisiatif untuk nge-sms seseorang karena kangen ma orang itu. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Indonesia, Lain-lain | 2 Komentar »

Apa kamu tau???

Posted by ardnahc pada 17 Juni, 2009

apa kamu tau kalo aku suka mikirin kamu?
pasti kamu gak tau karena kamu sibuk sama urusan kamu sendiri
apa kamu tau kalo aku kangen ma kamu?
pasti kamu gak tau karena kamu gak pernah mikirin aku
apa kamu tau kalo aku slalu berharap kamu ada di deket aku?
pasti kamu gak tau karena kamu gak tau perasaan aku
apa kamu tau kalo aku sering mimpiin kamu?
pasti kamu gak tau karena kamu gak tau betapa berartinya kamu buat aku

ah… kenapa sih aku harus mikirin perasaan ini?
kenapa aku harus kangen sama kamu
padahal aku gak tau kamu lagi kangen ma sapa
kenapa aku harus mikirin kamu Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Diary, Indonesia, romantis | 3 Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.