Love to live, and live to love

When it can be simple, keep it simple. When it can’t, make it simple!

Membuat Gambar dengan RRDTOOL

Posted by ardnahc pada 6 Juni, 2006

Nih tutorial cara membuat gambar dengan rrd. Enjoy aja!

1. pertama buat dulu file rrd nya. contoh berikut namanya lat.rrd

#rrdtool create lat.rrd –start N –step 300 DS:var1:GAUGE:600:U:U DS:var2:GAUGE:600:U:U DS:var3:GAUGE:600:U:U DS:var4:GAUGE:600:U:U RRA:MIN:0.5:10:100 RRA:MAX:0.5:10:100 RRA:AVERAGE:0.5:1:100

N = waktu sekarang (dihitung dari tahun 1970).
Step = interval waktu pengambilan data.
DS = data source. data source disini adalah variable yang nantinya akan diisi dengan value yang kita masukan. formatnya seperti ini

DS:namavariabel:heartbeat:min:max

heartbeat = lama waktu sebelum isi dari variabel dinyatakan unknown.
min = nilai minimum. nilai yang lebih kecil dari minimum akan dinyatakan unknown. untuk tidak memberi nilai minimum gantikan dengan “U”.
max = nilai maksimum. nilai yang lebih besar dari maksimum akan dinyatakan unknown. untuk tidak memberi nilai maksimum gantikan dengan “U”.

RRA = Round Robin Archive

CF = Consolidation Function. AVERAGE, MIN, MAX, atau LAST.
XFF = XFiles Factor. Banyak data point yang dianalisa.
Steps = Menentukan berapa banyak Primary Data Points (PDPs) yang dikonsolidasi dengan CF untuk menyimpan data.
Rows = Banyak record yang disimpan di RRA tersebut.

2. Update data dari rrd filesnya

#rrdtool update lat.rrd “N:50:60:70:80″

N adalah waktu sekarang. Karena variabel yang tadi kita buat ada 4, maka kita juga harus mengisikan data sebanyak 4 buah ke rrd tersebut.
Sebaiknya (lebih tepatnya seharusnya) rrd diupdate sebanyak step yang kita masukan saat membuat rrd tersebut.

3. Buat graphnya.

#rrdtool graph lat.png -a PNG –title=”LATIHAN” –vertical-label “Nilai” ‘DEF:nilai1=lat.rrd:var1:AVERAGE’ ‘DEF:nilai2=lat.rrd:var2:AVERAGE’ ‘DEF:nilai3=lat.rrd:var3:AVERAGE’ ‘DEF:nilai4=lat.rrd:var4:AVERAGE’ ‘LINE1:nilai1#ff0000:Nilai 1’ ‘LINE1:nilai2#0000ff:Nilai 2’ ‘AREA:nilai3#ff00ff:Nilai 3’ ‘LINE1:nilai4#00ff00:Nilai 4’ ‘GPRINT:nilai1:LAST:Nilai 1\: %2.1lf’ ‘GPRINT:nilai3:LAST:Nilai 3: %2.1lf\j’ ‘GPRINT:nilai2:LAST:Nilai 2\: %2.1lf’ ‘GPRINT:nilai4:LAST:Nilai 4\: %2.1lf\j’

Panjang ya? Emang! Ayo kita trace.
File yang akan dibuat bertipe PNG (-a PNG). bisa juga gif, gd, dll. JPG gak disupport loh.
judul yang ada di graphnya ditulis di –title. Sebagai contoh graph yang dibuat judulnya “LATIHAN”
vertical label tuh judul yang ada di samping kiri graph. untuk ngasih label value apa yang terdapat di graph.
DEF itu untuk ngasih nilai ke graph dari data source.

‘DEF:nilai=filerrd:variabelnya:RRA-nya’
contoh : ‘DEF:nilai1:lat.rrd:var1:AVERAGE’

‘LINE1:nilai1#ff0000:Nama Nilai’
LINE1 itu untuk menggambar garis pada graph. LINE2 akan membuat garis yang lebih tebal. LINE3 akan lebih tebal lagi. Sedangkan AREA akan membuat area dari 0 sampai nilai variabel tersebut. Nama nilai adalah keterangan dari nilai tersebut.

GPRINT untuk membuat keterangan nilai dari masing-masing garis nilai. maksudnya %2.1lf itu, 2 digit di sebelah kiri titik. 1 digit di sebelah kanan titik. \j adalah untuk membuat enter.

Sekian dulu ah, dah pusing nih.

http://www.cuddletech.com/articles/rrd/ar01s03.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: