Love to live, and live to love

When it can be simple, keep it simple. When it can’t, make it simple!

Dukun peminta air

Posted by ardnahc pada 24 Juli, 2008

Seorang turis sedang tinggal di pemukiman suku terpencil di pedalaman. Suatu hari seorang dukun dari suku itu memukul genderang. Lewat penerjemah, si turis berkata kepada dukun, “Mengapa dukun membunyikan genderang keras-keras ?”

“Kami perlu air,”jawab dukun singkat.

“Ah, saya mengerti sekarang,” jawab si turis sok tahu,”Dukun memukul genderang untuk persiapan upacara ritual mendatangkan air hujan, kan.”

Penerjemah langsung cepat-cepat menjawab, “Hush, jangan bodoh. Dukun sedang memanggil tukang ledeng dari desa terdekat.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: