Love to live, and live to love

When it can be simple, keep it simple. When it can’t, make it simple!

Another words lah…

Posted by ardnahc pada 1 Mei, 2009

Pernahkah kau merasakan bahwa hidupmu tidak akan lama lagi? apa perasaanmu seandainya kau tau bahwa hidupmu tidak akan lama lagi?

Sedih? takut? kesepian? menyesal? atau malah masa bodoh?

Kebanyakan orang mungkin akan merasa sedih, takut, kesepian, dan menyesal. mengapa? karena ada yang belum bisa membahagiakan orang yang dicintai, belum melakukan sesuatu yang di-impi-impikan, belum menikah, tidak siap meninggalkan orang yang dicintai, masih banyak dosa, belum melakukan kebaikan, dan lain-lain.

Kenapa saya ingin membahas ini sekarang? Karena saya merasa, tidak ada manusia yang tahu, kapan dia akan meninggal. Tidak ada manusia yang tahu berapa lama lagi sisa umurnya. Saya bisa saja meninggal nanti siang karena terpeleset biji salak, lalu jatuh tergelincir dari lantai atas sampai ke lantai bawah. who knows? saya pun tidak tahu, apalagi orang lain.

Lalu, apa yang bisa dilakukan? ya standar lah! berbuat baik, bertobat, gak usah ngebokep, gak usah maen cewe, gak usah nipu orang bodoh, dan sebagainya lah.

Terus buat apa saya nulis kaya ginian? ya kadang, ada orang yang lupa diri bahwa dia adalah manusia. ada yang mencelakakan sesamanya, ada yang memanfaatkan sesamanya, menipu demi keuntungan pribadi, berbuat jahat demi sekedar kepuasan sesaat. fiuh…. Saya cuma manusia biasa, makan nasi, minum air, buang tai, tainya pun warnanya masih kuning seperti orang kebanyakan (ih… kq tau…). Jadi saya merasa sama dengan orang lain. Tidak ada yang lebih tinggi, lebih rendah, lebih bermartabat, lebih hina. Semua orang sama dihadapan Tuhan. Gak usah lah saling menjatuhkan, saling iri hati, saling benci, saling sikut. Kesuksesan atau kehancuran orang lain, adalah hasil kerja / tindakan orang tersebut. Orang lain bisa saja ikut campur dalam kesuksesan atau kehancuran orang lain. Tapi itu adalah anugrah Tuhan untuknya. Mau diapain juga, kalo itu bukan punya kita, kita gak kan bisa untuk mengambil hal itu darinya. So, let’s do “IKLAS HATI” dan “RESPECT EACH OTHER”. Syukurilah apa yang sudah kau punyai, sebelum yang punya itu hilang sama sekali darimu. Bekerja dan berharaplah pada Tuhan, untuk mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan kita masing-masing.

4 Tanggapan to “Another words lah…”

  1. ephie said

    😉 kaget bc tulisan awalnya…kirain..hikz2..ya sudahlah yg penting kk baek2 ja…take care….y?^^

  2. ardnahc said

    aku baik2 aja kq phie.. kamu baik2 gk?hehehe… serem ya awal2nya?😀

  3. ephie said

    ya syukurlah klo kk baek2 aja, iya neh serem, emg c kematian n2 bisa datang kapan aja, ga kenal waktu, tempat, usia, dll, dll….klo ditanya siap ato ga, ya jelas ga siap he..he..Q juga baek kq kk, cuma lagi banyak tugas, pusing aQ, maap klo ga nyambung….tp harus tetep semangad khan coz hidup itu seperi cnta butuh perjuangan….he..he..!!semangad!!^^

  4. ardnahc said

    hahahaha… semangat!!! berjuanglah demi cinta. mari penuhi bumi ini dengan cinta (yang tidak busuk!)hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: