Love to live, and live to love

When it can be simple, keep it simple. When it can’t, make it simple!

Sebuah keberanian mengambil tindakan…

Posted by ardnahc pada 17 Juni, 2009

kamu suka dengan olahraga yang memacu adrenalin? banci jumping? balap karung?? well.. itu sama sekali gak!!! bungee jumping, balap motor, belok sampe motor bisa ngeluarin api, itu baru yang namanya memacu adrenalin. yang lebih memacu adrenalin adalah memacu kendaraan di tengah kemacetan disertai adanya kendaraan yang melaju berbalik arah dengan yang kita tuju. wow.. gak pernah terbayang deh sebelumnya.

hari ini, pengalaman itu terulang lagi. dan hari ini yang terparah.. ngebut di rpm tinggi, jalanan padat, banyak mobil besar, bus, truk, dan motor2 lain yang ikut memadatkan kondisi jalan. belum lagi jalan licin akibat hujan yang turun. adrenalin benar2 terpacu, hati dag dig dug, di cuaca yang sangat tidak mendukung, sudah tidak ada cahaya matahari, ban yang sangat cocok untuk diganti, motor-motor lain yang performa dan atribut pendukungnya yang jauh lebih baik, saya dengan nekat hati mengambil resiko untuk tetap di dalam barisan.

beberapa kali hampir menabrak, tapi entah kenapa, mungkin karena hanya keberuntungan semata, motor saya masih tetap berdiri tegak. walau sliding beberapa kali, baik yang sengaja dan tidak disengaja, saya masih cukup berani untuk tetap berada di barisan depan. walau setelah pulang, ada motor bego yang sengaja pengen di tabrak, hasilnya step kanan bengkok, tapi sudahlah. mereka sekeluarga, ada anak kecil 2/3 dan sepasang suami istri. kalo g jatoh, pasti g kejar. mereka gak jatoh, tapi dijamin syok, motor g pun cuma cedera kecil, biarlah. gak pengen nyari ribut. selang bensin bocor, ya biarlah, hanya beberapa liter bensin yang ilang dan cuma berharga beberapa ribu doang. tidak sebanding dengan kemarahan yang bila dilampiaskan, akan lebih merugikan banyak orang.

balik lagi ke keberanian saya dalam ngebut tanpa disertai atribut pendukung, tanpa ban yang mempunyai daya cengkram baik, tanpa mesin yang mempunyai performa luar biasa, dan tanpa alat pelindung yang memenuhi kualitas, saya tau akibatnya bila terjadi apa2. maka dari itu saya berusaha untuk tidak terjadi apa2. tapi, siapa sih yang tau apa yang bakal terjadi nanti?

ketika dihadapkan dengan pilihan yang sulit, apakah anda bisa memilih secara cepat dan tepat? mungkin ada yang bisa, dan mungkin ada yang ragu. mungkin anda akan berpikir tentang resiko yang akan dihadapi bila mengambil sebuah pilihan. menurut saya, semua tindakan pasti ada resikonya. yang pasti setelah melakukan suatu tindakan, kita akan mendapatkan pengalaman baru yang bisa dijadikan pelajaran.

kegagalan bukanlah sesuatu yang saya takuti. sedikit sih, tapi gak kan berpengaruh sampe saya males makan, gak bisa tidur, gak bisa tenang. kenapa? karena saya juga memikirkan, apa sih yang bisa membuat usaha saya menjadi gagal? saat saya tau, apa saja yang bisa membuat saya gagal, saya langsung mencari solusinya. saya membuat beberapa skenario yang bisa terjadi. hasilnya, saya tidak pernah takut. apapun hasilnya, ya sudahlah. take it, or leave it! maju dan ikut menentukan masa depan atau mundur dan menikmati apa yang akan terjadi nanti.

saat kamu ngebut, di depan ada truk yang menghalangi, beberapa meter di depannya ada belokan yang enaaaak banget, tapi kamu gak tau setelah belokan itu ada penghalang apa lagi. belum juga apakah ada mobil/motor yang berlawanan arah nantinya. gimana cara saya ngatasin? perhatikan jarak pandang, perkirakan waktu yang dibutuhkan untuk melewati bis, perhitungkan berapa banyak daerah yang dibutuhkan untuk berbelok, perkirakan kemungkinan ada mobil/motor di depan. hitung semua itu dalam 1 detik, dan ambil keputusan. analisis keadaan lingkungan yang lain, ambil tindakan. kalo kamu berhasil, kamu akan segera melupakan hal itu dan memikirkan keadaan jalan di depannya. tapi jika gagal, kamu akan dapat pengalaman, bahwa kamu pernah salah perhitungan. menyesal? enggak. kenapa? saat kamu sudah ngambil suatu keputusan, berarti kamu sudah tau apa resiko yang bakal kamu tanggung. kalo kamu gak mau mengambil resiko, gak usah ambil keputusan. simple.

meskipun saya takut untuk ngebut, takut untuk jatoh, takut untuk nabrak, tapi setidaknya saya berani untuk menaklukan rasa takut saya. hidup mati, gak ada yang tau. mau ngebut, mau pelan, saatnya mati bakalan mati. pelan-pelan bakal lebih aman? gak sepenuhnya bener. walaupun kamu waspada, pelan2, belum tentu orang lain waspada n pelan2. mau pake helm seharga berapapun, mau pake ban sebagus apapun, mau pelan-sepelan apapun, faktor orang lain bisa segera membuat semua itu tidak berarti. jadi, mau mengambil keputusan? atau menunggu keputusan orang lain untuk dijadiin keputusan dalam hidupmu?

3 Tanggapan to “Sebuah keberanian mengambil tindakan…”

  1. Huang said

    uhm.. aku juga lagi coba berani buat belajar mobil ama motor.. hikz.. hikz.. tapi gak ada yang mau ajarin aku..

    kemudian mental bawa ke jalan raya belum ada😦

  2. ephie said

    Maju terus pantang mundur kk….!!betul banget, klo blom waktunya mati ga kan mati kq, tenang aja..begitupun dengan jodoh, klo blom waktunya dapet jodoh juga ga kan dikasih, so tetap lakukan yang terbaik coz semua pasti akan indah pada waktunya…he..he.. ^^

  3. ardnahc said

    hehehe… sip phie…😀
    kalo ntar udah tiba waktunya, kita bisa ketemu.. :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: