Love to live, and live to love

When it can be simple, keep it simple. When it can’t, make it simple!

Syukurilah selama kau masih bisa mensyukurinya

Posted by ardnahc pada 25 Desember, 2009

Tubuh seseorang terdiri dari beberapa bagian yang mempunyai fungsinya masing-masing. Bagian-bagian tersebut merupakan gabungan dari beberapa bagian yang kecil dan sangat kompleks. Sesuatu yang sangat sulit untuk dibuat sendiri oleh manusia, dan disinilah kuasa Tuhan terlihat. Tuhan menciptakan manusia yang amat sangat luar biasa.

Pernahkah kau berpikir jika seandainya kau tidak memiliki salah satu bagian tubuhmu? apa yang kau rasakan? misalnya kau tidak memiliki mata, apa yang akan kau lakukan? apa kau akan diam saja menunggu seseorang untuk menyuapimu, memandikanmu, mencarikan uang untuk kau bertahan hidup? lalu, misalnya kau memiliki semuanya kecuali kakimu. Sehingga untuk berjalan, kau membutuhkan tongkat atau kursi roda.

Tentunya kita tidak bisa menerima keadaan kita begitu saja. terlebih bila kita sudah memiliki bagian tubuh tersebut sejak kita dilahirkan. tapi, kehendak Tuhan siapa yang tahu? kita hanya bisa menerima dan mensyukurinya. Lebih baik bagi kita untuk terus berkarya dan berkembang selama kita masih bisa melakukannya.

Sebenarnya, saya hanya ingin mengingatkan bahwa apapun kekurangan kita, janganlah kita berhenti untuk berusaha. justru dengan kekurangan kita, kita bisa menjadi lebih dari orang lain yang mempunyai kelebihan tertentu. Kita bisa bangga setengah mati bila kita bisa hidup tanpa merepotkan orang lain dengan segala kekurangan kita.

Kau memiliki otak yang pas-pasan, eits stop dulu. Semua orang dilahirkan sama, diberi anugrah sama. Hanya saja kemampuan setiap orang berbeda-beda. Ada yang tertarik ke bidang sains, ada yang tertarik ke bidang olah raga, dll. Bila kau tidak hebat dalam ilmu pengetahuan tertentu, pasti kau hebat dalam bidang lain. Bila kau tidak mempunyai kelebihan dalam hal lain, jangan salahkan Tuhan. Salahkan dirimu tak mau mengembangkan diri.

Sifat dasar manusia adalah ingin menjadi lebih dari yang sekarang, namun cara yang digunakannya yang berbeda. Ada yang mandiri, ada yang butuh bantuan orang lain, ada yang menggantungkan hidup pada orang lain, dan banyak lagi lainnya.

Orang buta pun bisa hidup normal dengan tongkat yang berfungsi sebagai matanya. Orang cacat pun bisa untuk menjalani hidupnya tanpa merepotkan orang lain. Mereka adalah contoh orang yang mensyukuri anugrah dari Tuhan, dan tetap mengembangkan hidupnya.

Syukurilah apa yang telah kau miliki. walaupun kau memiliki tubuh yang kurang sempurna, motor yang jelek, mobil yang murah, bekerja di kantor yang gajinya kecil, kuliah di kampus yang mahal, handphone yang batrenya ngedrop, syukurilah. Masih banyak orang yang tidak memiliki kesempatan untuk merasakan yang kau rasakan.

Syukurilah kau tidak harus tidur di trotoar jalan karena kau mempunyai rumah (walau milik orang tuamu). Syukurilah karena kau tidak perlu memungut sampah untuk mencari uang untuk menyambung hidup. Syukurilah karena kau bisa makan apapun yang kau inginkan tanpa harus merugikan orang lain. Syukurilah kau bisa membaca note ini karena kau sudah memahami teknologi. Dan syukurilah kau masih bisa merasakan hidup, sampai pada detik ini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: